Home » Testimoni Obat Alergi Asma

Kisah Sembuh / Testimoni Obat Alergi Asma

Testimoni Obat Alergi Asma 1: Rudi Rundengan – Alergi Asma

Sembuh dari Asma, Penyempitan Syaraf Tulang Belakang, Asam Urat, Migrain

Alergi-asma-Rudi-Rundengan-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

Rudi Rundengan (62 Tahun) – Sehat Adalah Kekayaan
“Sekian lama hidup dengan tiga penyakit sampai akhirnya berkenalan dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB) dan bisa menikmati hidup setelah berpuluh tahun menderita”, ceritanya dalam testimoni obat alergi asma.

Riwayat asma Rudi berawal dari penyakit bronkitis sewaktu bekerja di hutan Kalimantan yang lembap sekitar tahun ’70-an. Penyakit ini lambat laun berkembang menjadi asma yang tak kunjung membaik meskipun sudah menjalani pengobatan alergi dan asma bertahun-tahun. Ia pernah pergi ke beberapa klinik asma dan alergi, mendapat obat suntik selama satu bulan (seminggu 2 kali), mencoba terapi pemanasan, namun asma-nya tetap sering kambuh, terutama ketika stres atau berada di tempat dingin (alergi dingin), sesak napas langsung menyerangnya. Ia bahkan pindah ke Jakarta untuk tinggal di tempat tropis, bukan tempat yang lembab.

Penderitaan Rudi-pun bertambah, memasuki tahun 80-an, Rudi diserang asam urat karena kadar kolestrol-nya tinggi. Semua disebabkan oleh pola makannya yang tidak sehat, merokok dan minum alkhohol.

Daftar penyakitnya semakin bertambah, karena ia mulai mendapat migrain di tahun 1985. Ketika migrain, asma-nya juga sering ikut kambuh. Ia juga sudah berobat ke beberapa neurolog, minum segala macam obat migrain dan mencoba terapi akupuntur. Tapi migrainnya tak kunjung lenyap.

Setelah lama hidup dengan tiga penyakitnya, penderitaan keempat datang pada tahun 2002, dia mengalami penyempitan saraf tulang belakang. Pinggangnya sakit seperti ditusuk-tusuk bisa duduk terlalu lama. Ia tak bisa tidur kalau dalam posisi miring. Ia mencoba susu berkalsium tinggi, terapi akupuntur, obat herbal dan pijat saraf. Berbagai produk MLM – dari tablet, cairan, pil, sampai biskuit – pernah dikonsumsinya. “Tahun 2009, saya pasrah. Biarlah, tak perlu mencoba obat lagi,” Kenang Rudi.

Di tahun 2009 inilah, ia berkenalan dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB) untuk obat alergi asma. Awalnya, adik ipar istrinya datang jauh-jauh dari Menado ke Jakarta mencari Tahitian Noni ® Bioactive Beverage ™. Istrinya ikut mencoba TNBB, karena merasa mempunyai maag akut. Sebulan minum TNBB, maag istrinyanya tak pernah kumat lagi. Akhirnya mulai april 2009, Rudi memutuskan ikut rutin minum TNBB tiga kali sehari: pagi dan malam 60 ml, siang 30 ml.

Setelah menghabiskan tiga botol TNBB, kondisinya membaik. Bangun tidur, ia bisa langsung berdiri tegak dan berjalan. Padahal, sebelumnya ia harus bangun pelan-pelan, duduk di ranjang lalu melakukan sedikit peregangan terlebih dahulu. Empat hari kemudian, ia bahkan mencoba menyikat WC. Dulu, ini mustahil dilakukan karena ia tak bisa membungkuk.

November 2009, ia melakukan check up kesehatan dan hasilnya diluar dugaan.  Kolestrolnya turun menjadi 190, asam uratnya 7, sarafnya pun membaik. Hingga kini, ia tak pernah lagi terserang migrain, asma atau sesak napas, bahkan tak lagi muncul reaksi alergi batuk jika mencium bau tajam. Untuk pertama kalinya sejak berpuluh-puluh tahun, ia bisa menikmati hidupnya. “Sehat adalah kekayaan,” katanya penuh syukur

Testimoni Obat Alergi Asma 2: Blasius Priyo Anggitocahyo – Alergi Asma

Sembuh dari Asma – Kembali Bernafas Lega

ALERGI-asma-kronis-Blasius-Priyo-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

“Asma yang diderita Blasius selama 5 tahun lenyap hanya dalam waktu 7 hari, kini penyakit itu tidak berani datang lagi.”

Blasius didiagnosa oleh dokter, menderita alergi udara yang membuatnya sesak napas. yang lebih berat lagi, penyakit ini datang sesukanya, muncul tanpa sebab akibat  yang jelas, dan intervalnya tidak mudah untuk diketahui.

Padahal sudah berbagai macam cara ia tempuh untuk menyembuhkan asma Blasius.

Suatu hari Lusia mengajak Blasius untuk mengunjungi kakaknya, Fransiska yang berada di Jakarta pada Juli 2007 silam. Merasa kondisi Blasius sedang berada di puncak, Lusia tidak membawa nebulazer untuk mengantisipasi kambuhnya penyakit asma Blasius.

Namun ternyata, saat jalan-jalan di mall, penyakit asma Blasius kambuh, nafasnya tersengal-sengal, bahkan wajahnya sudah membiru. Buru-buru Fransisca mengajak Lusia pulang dan memberikan Blasius TNBB untuk obat alergi asma, 1 sloki setiap 1 jam.

“Puji Tuhan, dalam waktu hampir 7 jam nafas anakku semakin stabil, bahkan sampai saat ini sesak nafasnya tak pernah kambuh lagi,” ceritanya. Berkat TNBB yang disuguhkan Andalusia Maryono (Ibunda Blasius) sebanyak 30 ml. Udara sedingin (alergi dingin) apapun yang membuat Blasius kesulitan bernafas tiap 1 jam sekali, membuat asma kronis karena alergi dingin yang menyerang Blasius sejak usia 2 tahun serta merta sirna.

Sedingin apapun udara yang menyeruak di Pekanbaru, Sumatera Selatan, tempat tinggalnya, dan sebanyak apapun minyak yang terdapat dalam gorengan-gorengan yang menjadi makanan terfavoritnya tidak akan membuat gejala alergi Blasius Priyo Anggito Cahyo muncul dan harus menghirup  nebaluzer atau alat peraga pernafasan semacam oksigen steril melalui mulutnya.

Kini semua penyakit yang hinggap di keluarga Lusia dapat diatasi dengan TNBB. Terimakasih TNBB

Testimoni Obat Alergi Asma 3: Sarinah 48 tahun – Alergi Asma

Sembuh dari Asma Bertahun-tahun

ALERGI-asma-Sarinah-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

MENJELANG Idul Adha, November tahun 2009 lalu. Ibu Sarinah yang tinggal di daerah Manggarai, Jakarta Selatan melakukan perjalanan ke Bekasi, kondisi Ibu Sarinah tiba-tiba drop. Gejala alergi seperti kepalanya pusing dan badan terasa gemetar. Anak-anaknya mengira bahwa Ibunya mengalami tekanan darah tinggi. Langsung saja di kasih obat penurun tekanan darah. Namun kondisinya bukannya membaik, malah memburuk. “Langsung saja saya bawa Ibu ke rumah sakit terdekat”, ujar Sarwan, anak bungsu Ibu Sarinah.

Di rumah sakit, tekanan darah Ibu Sarinah tinggal 80. Akibatnya, infus menancap di lengannya dan selang oksigen di hidungnya. “Kondisi Ibu sangat lemah, kami anak-anaknya khawatir. Tapi tetap berusaha tabah. Belum lagi asma Ibu yang membuat Ibu menjadi sesak napas. Yang kami khawatirkan adalah lemah jantung, karena Dokter rumah sakit telah mengindikasikan adanya kelemahan jantung pada Ibu kami,” terang Sarwan.

Keesokan harinya, Sarwan teringat pernah diinformasikan oleh temannya tentang TNBB. “Dulu saya sempat antipati saat diinformasikan mengenai khasiat TNBB sebagai obat alergi asma. Tapi kini saya kembali teringatSetelah membeli dan mengantongi kebutuhan dosis untuk mengatasi sakit yang di derita Ibu Sarinah, Sarwan dan keluarga segera memberikannya kepada Ibu Sarinah”, ceritanya.

Keesokan harinya Ibu Sarinah sudah diijinkan pulang dari rumah sakit oleh pihak dokter, karena kondisinya sudah stabil dan cenderung membaik. Sampai sekarang Ibu tetap meminum TNBB.

“Bahkan hingga kini, tekanan darah ibu masih normal. Dan yang lebih mengagumkan lagi, Asma yang selama bertahun-tahun merongrongnya perlahan mulai sirna. Ibu sudah bisa berjalan agak jauh tanpa harus ngos-ngosan. Dan tertawa lepas tanpa harus sesak napas, Terima kasih buat TNBB yang telah menjadi solusi permasalahan kesehatan kami sekeluarga”, cerita anaknya.

Testimoni Obat Alergi Asma 4: Vinsensia – Alergi Asma

Bersyukur Sembuh dari Asma Di Saat Hamil

alergi-asma-vinsensia-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

Vinsensia atau yang akrab di panggil Vivien (30 tahun), sebetulnya sudah 1 tahun lalu dikenalkan TNBB untuk obat alergi asma-nya. Akhir september lalu Vivien diberitahu lagi tentang TNBB oleh kakak iparnya yang sembuh dari diabetesnya setelah 3 bulan rutin minum TNBB. Dan anak kakaknya yang baru berumur 3 hari sembuh dari sakit kuning hanya dalam waktu 1 hari. Akhirnya Vivien dan suami memutuskan untuk mencoba TNBB.

Dia dibuat kaget oleh reaksinya saat pertama kali minum obat alergi asma TNBB. Dari tenggorokan sampai dada terasa panas dan tenggorokan saya gatal sehingga saya batuk terus. Saat itu, dia memang belum konsultasi tentang dosis yang harus dia minum.

Karena saya ingin cepat sembuh, dia minum 3 x 60cc. Rasanya tidak nyaman dalam kondisi hamil terserang asma. “Malah saya sempat kaget karena selama 3 hari, buang air kecil tidak terkontrol, jadi terpaksa saya harus memakai pampers. Saya pikir ketuban saya pecah, ternyata itu detox dari kolestrol saya“, katanya. “Tapi puji Tuhan ada TNBB, meskipun saya tidak bisa tidur karena batuk dan sesak napas tapi saya tidak perlu dirawat di rumah sakit untuk di oksigen. Dan saya saya sama sekali tidak lemas, letih. Dengan kondisi demikian saya tetap bisa beraktifitas seperti biasa, sekalipun ke luar kota dimana harus menempuh jarak perjalan yang cukup jauh”.

Satu minggu setelah mengkonsumsi TNBB kondisinya berangsur-angsur membaik.

“Sekarang saya sudah 1 bulan dia konsumsi TNBB, dan saya merasa semakin sehat. Dosis TNBB saya turunkan menjadi 2 x 60 cc. Saya yakin TNBB mempunyai manfaat nutrisi yang lengkap yang dibutuhkan janin dalam kandungan saya. Bahkan kandungan iridoidnya dapat memberikan proteksi terhadap saya dan anak dalam kandungan saya”, ujarnya bersukur.

“Sekarang saya dapat beraktifitas dari pagi sampai malam tanpa harus mengalami sesak nafas. Terima kasih Tuhan, terima kasih TNBB”.

Testimoni Obat Alergi Asma 5: Julius Wiranata – Alergi Asma

Sembuh dari Asma – Bebas dari Inhaler
“Dengan TNBB, Terbebas Menghirup Inhaler”

ALERGI-asma-Julius-Wiranata-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

PENDERITA ASMA ternyata bisa bebas dari beban sesak nafas-nya, tanpa ketergantungan pada obat hirup atau inhaler sama sekali. Begitulah yang dialami Julius Wiranata.

Beragam cara sudah ditempuh, sebelum bertemu “obat ampuhnya”, bahkan sampai berobat ke Singapura. Hasilnya sama, Untuk mengurangi sesak nafas saat asma-nya kambuh, ia hanya diberi inhaler untuk pengobatan asma-nya.

Julius sangat bergantung kepada obat hisap tersebut, sehingga selalu ia sediakan di ketiga mobilnya, plus di saku baju. Hingga akhirnya di tahun 2000, Julius tidak sengaja bertemu Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ (TNBB) di Australia.

Minuman ini kiriman dari temannya di Hongkong untuk terapi alergi asma-nya, untuk puteranya yang tinggal di negara Kanguru. Tanpa mengetahui itu TNBB, iseng-iseng ia coba menghabiskan 1 botol dalam seminggu.

Sepulang dari Australia, sesak di dadanya hilang. “Padahal biasanya saya harus menghirup inhaller lima kali sehari”, kata Julius.

Dua bulan kemudian baru Julius sadar dan mengetahui tenang TNBB, minuman yang membebaskannya dari sesak nafas dan asma. Sejak itu Julius meminum Tahitian Noni. Sehat dan penuh berkat. (jelas Julius dalam testimoni obat alergi asma)

Testimoni Obat Alergi Asma 5: dr. H. Ali Pasya Saman – Alergi Asma, Hidrokel

Sembuh dari Asma dan Hidrokel -“Alhamdulillah. Saya memperoleh manfaat kesehatan dari TNBB yang saya minum”

ALERGI-dr-H.-Ali-PS-081242585758-terapi-maxidoid-tahitian-noni

sudah berbagai macam obat dicobanya, tapi hasilnya tidak memuaskannya. Yang satu ini belum sembuh, eh datang lagi penyakit lain, asma. Ia juga mengalami batuk-batuk dan hidung mampet karena pilek. Puncaknya, pada 2006, mengalami sesak nafas dan berasa sakit saat bernafas. Tidurpun tak nyenyak. Sama seperti penyakit hidrokel, berbagai macam obat pun dicoba, tapi tak pernah berhasil.

Hingga suatu saat, temannya memberitahu tentang TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™ (TNBB) untuk obat alergi asma yang terbaik. Ia sendiri sudah mendengar nama ini, tapi ia mengaku tak langsung percaya. Namun karena ingin sembuh, ia memberanikan diri untuk mencoba mulai dengan dosis dua sloki sekali minum, yang dilakukan setelah maghrib. Pagi harinya, ia minum lagi tiga sloki.

Setelah 2 minggu konsumsi TNBB, ia merasakan nafasnya lega. Tak ada rasa sakit sama sekali di paru-parunya. Ia terbebas dari asma dan sesak napas. Yang lebih menggembirakan, penderita hidrokel sejak kecil ini, juga ikut sirna. “Alhamdulillah saya memperoleh manfaat kesehatan dari TNBB yang saya minum”, ujar dokter yang juga pernah menjadi anggota DPR di era Habibie ini.

Testimoni Obat Alergi Asma 6: Earl Sack – Asma, Arthritis (Radang Sendi), Encok dan Rematik

Sembuh dari Asma, Arthritis (Radang Sendi), Encok & Rematik

Saya adalah seorang pria berusia 83 tahun yang beberapa waktu lalu mengalami kasus berat arthritis di lutut sebelah kiri. Lutut saya pernah dua kali “terkunci” sehingga harus berurusan dengan seorang ahli bedah tulang. Setelah memberikan suntikan Cortisone ia berkata demikian, “Kita akan bertemu lagi enam minggu atau enam bulan dari sekarang untuk mengganti lutut ini”. Pertemuan itu terjadi Sembilan bulan yang lalu, dan TNBB telah banyak membantu bahkan saya tidak perlu lagi memikirkan tentang penggantian lutut.

Sekitar 10 tahun yang lalu saya mulai mengalami asthma berat. Musim panas lalu, ketika kelembaban udara mencapai 100%, saya terbatuk-batuk sedemikian kerasnya sehingga saya mengira tulang rusuk saya retak. Pemeriksaan dengan sinar X menunjukkan bahwa saya bukan mengalami retak tulang rusuk, melainkan menderita pneumonia. Selang 20 menit saya dibawa kerumah sakit dan dipasangi alat bantu selama dua minggu. Saya dianjurkan untuk menjalani C.O.P.D. Dengan rekomendasi dokter, saya lalu menjalani C.O.P.D. di R.S. Fairview. Di sana saya mengikuti program latihan 20 menit yang sangat bermanfaat.

Sejak minum TNBB untuk obat alergi asma, kemajuan yang saya alami menyangkut asthma sangat luar biasa. Sekarang saya sudah bisa berjalan menaiki tangga dua tingkat. Sebelumnya saya harus berhenti setiap setengah tingkatnya untuk istirahat. Saya juga bisa mengurangi penggunaan Nebulizer sebanyak 30%, dan inhaler sebanyak 25%. TNBB telah membawa perubahan besar dalam hidup saya, sehingga saya tidak ragu untuk merekomendasikannya kepada siapa saja yang mengalami gangguan kesehatan apapun.

MAU SEMBUH ATAU MENGURANGI ASMA? Klik disini

Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Kami.